Saturday, 18 May 2019

Langkah Cara Berinvestasi Emas untuk Pemula

Langkah Cara Berinvestasi Emas untuk Pemula

BAGIKAN ARTIKEL »

Cara Berinvestasi Emas untuk Pemula

Cara Berinvestasi Emas untuk Pemula. Tertarik untuk berinvestasi dengan emas? Sepertinya saat ini waktu yang tepat untuk memulainya karena dilihat dari pertumbuhan harga emas sangat mengesankan sejak tahun 2017.

Pilihan berinvestasi emas batangan atau emas antam saat ini dinilai lebih menguntungkan bila dibandingkan dengan investasi pada instrumen lain seperti tanah, bermain valas, indeks saham dll. Terlihat sejak tahun 2017 harga emas cenderung konstan atau naik sekitar 26 persen.

Dengan pertumbuhan besar tersebut bisa dilihat berapa keuntungan yang didapat jika kita membeli emas pada tahun 2017 dan menjualnya pada tahun 2019 ini dengan kenaikan harga yang mencapai 26 persen tersebut.

Kabar baiknya Anda yang ingin memulai berinvestasi emas, karena prospek harga emas pada tahun ini diprediksi masih akan melanjutkan kejayaannya seperti pada tahun 2017 lalu.

Nah jika Anda pemula dalam investasi emas ini ada baiknya pelajari dulu tips-tips yang nantinya akan membantu Anda dalam berinvestasi emas tersebut. Ada beberapa rekomendasi untuk bisa menjadi solusi bagi pemula yang masih bingung untuk mencari metode berinvestasi yang tepat.

Metode Cara Berinvestasi Emas


Saat ini berinvestasi emas tidak cuma digeluti oleh generasi-generasi tua saja. Banyak generasi muda yang sudah mulai melirik emas sebagai investasi masa depan. Mereka sudah mulai berfikir panjang untuk kedepannya, tidak hanya menabung hasil gaji mereka cuma untuk kebutuhan harian saja.

Berikut beberapa tips yang bisa dijadikan rekomendasi Anda untuk memulai berinvestasi dengan emas.

1. Tujuan Berinvestasi


Faktor paling utama sebelum Anda memutuskan untuk berinvestasi emas adalah perlunya menentukan tujuan Anda dalam berinvestasi emas agar nantinya dapat mengukur seberapa besar atau kecilnya resiko yang akan ditanggung dalam investasi emas dan juga dalam menentukan target dalam pengumpulan emas.

Misalkan ketika Anda ingin mengumpulkan biaya pendidikan anak memakai emas sebagai instrumen investasi. Terlebih dulu tentukan target dana yang ingin Anda kumpulkan, kapan target waktu pemakaian dana, dan bagaimana cara investasi yang tepat.


Sebagai contoh, anggaplah Anda membutuhkan biaya sekolah anak untuk jenjang SD dengan nilai total skitar Rp 10,5 juta, dengan rincian uang pangkal sebesar Rp 3,3 juta dan uang bulanan selama 6 tahun Rp 7,2 juta. Target penggunaan dana adalah 6 tahun lagi.

Konversikan kebutuhan dalam rupiah itu dengan emas. Perkiraan harga emas saat ini adalah Rp 601.000 per gram, sehingga untuk mengumpulkan untuk memabayar uang pangkal SD selama 6 tahun setara dengan emas 13 gram. Nah dari perkiraan tersebut Anda bisa memulai mengumpulkan emas sebesar kira-kira 2,2 gram per tahun.

Setelah emas sudah terkumpul sesuai jumlah dana yang dibutuhkan, maka Anda tinggal mengkonversi tabungan emas tadi menjadi rupiah.

2. Mulailah Membeli Emas dari Sekarang


Untuk memulainya bisa dengan menyisihkan gaji bulanan Anda untuk membeli emas walaupun cuma 1 gram. Dengan begitu, uang yang semulanya kita sisihkan untuk ditabung, nilainya semakin stabil ketika berubah bentuk menjadi emas.

Umumnya ketika orang ingin memulai berinvestasi emas, mereka berfikir harus membeli dengan nominal atau jumlah gram yang besar. Justru dengan mengoleksi emas dengan nominal yang lebih kecil bisa lebih memudahkan kita dalam menjualnya kembali ketika kita membutuhkannya. Karena dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa memprediksi hal atau peristiwa yang kemungkinan akan terjadi, bisa saja ada peristiwa mendadak yang mengharuskan kita membutuhkan uang saat itu juga, sehingga emas dengan kepingan kecil bisa mempermudah kita.

CEO dan Co-Founder dari Tamasia, Muhammad Assad mengatakan, “Latih diri kita untuk menyisihkan berapapun uang kita, untuk menabung dan membeli emas. Emas itu adalah bentuk investasi yang akan selalu naik, karena track record-nya memang cenderung naik dari tahun ke tahun.”

3. Pantau Harga Emas Secara Berkala


“Masyarakat itu tidak suka melihat turun atau naiknya sebuah nilai. Beda siklus emas dengan jenis instrumen investasi lain, karena emas memang cenderung selalu mengalami kenaikan,” ujar Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bidang Telematika, Penyiaran dan Ristek, Ilham Akbar Habibie yang juga hadir dalam acara soft launching Tamasia.

Seperti pada penjelasan diatas bahwa emas mempunyai nilai yang cenderung konstan atau naik, namun demikian walau emas mempunyai nilai yang konstan dan cenderung naik, kita sebagai pelaku investasi emas harus tetap selalu memantau nilai harga emas secara berkala. Biasanya bagi kalangan generasi tua, ketika mereka membeli emas di toko secara konvensional, cenderung tidak memastikan lebih dahulu harga atau nilai emas di pasaran.

Tapi apabila kita melihat transaksi jual beli emas berbasis aplikasi digital, kita bisa membaca grafik harga emas, sehingga kita bisa lebih tepat dalam memantau waktu yang pas dan strategis untuk menjual atau membeli emas. Dengan begitu kita bisa mendapatkan keuntungan yang lebih. Maka dari itu sangat penting bagi kita yang pemula dalam berinvestasi emas untuk selalu memantau harga emas di pasaran secara berkala.

4. Lakukan Transaksi di Tempat Aman dan Terpercaya


Bagi kita yang baru di dunia investasi emas hal ini harus selalu diwaspadai atau diperhatikan karena banyak kasus pada jual beli emas secara konvensional, kita diharuskan membawa uang tunai untuk membeli emas di toko. Nah dari metode ini banyak sekali kasus-kasus yang kerapkali pihak penjual emas mengelabui pembeli.

Jika kita tidak teliti, maka kejadian atau kasus penjual "nakal" ini bisa menimpa kita, mereka bisa memalsukan ataupun mengurangi kadar emas yang kita beli. Kalau begitu, harapan kita untuk membeli emas dengan kadar yang sesuai dengan sejumlah uang yang kita keluarkan menjadi sia-sia.

Alih-alih mendapatkan keuntungan, malah kita bisa mendapatkan kerugian. Maka dari itu, perlunya bagi calon pembeli emas untuk melihat tempat yang terpercaya, baik dari segi penjual atau keamanan selama bertransaksi.

Melihat resiko dengan membeli emas secara konvensional, kita sebagai pemula dalam berinvestasi emas bisa mencoba menggunakan aplikasi jual beli emas fisik yang berbasis digital untuk menghindari resiko kerugian seperti diatas.

5. Berinvestasi Emas untuk Membangun Masa Depan


Berinvestasi emas itu bicara soal jangka panjang. Penting bagi kita para pemula bisa menetapkan tujuan investasinya ketika akan memulai berinvestasi. Kebutuhan-kebutuhan penting untuk masa depan seperti biaya pernikahan, membangun rumah, tabungan untuk kebutuhan biaya sekolah anak dan tabungan dimasa tua bisa dimanfaatkan melalui investasi emas. Kita yang berencana pergi haji juga bisa direncanakan dari sekarang dengan berinvestasi melalui emas.

Berinvestasi melalui emas dalam jangka panjang akan sangat menguntungkan karena dari dulu prediksi harga emas dipasaran selalu mempunyai kecenderungan naik, jadi semakin lama kita menyimpan emas maka nilainya akan semakin tinggi dan bisa menjadi sangat berharga serta bermanfaat untuk masa depan kita.

Bagi yang masih pemula dalam investasi emas, sangatlah penting untuk membangun visi yang lebih dalam berinvestasi, agar mampu menjadikan motivasi bagi kita untuk menabung dan menyisihkan uang untuk membeli emas.

So, teruslah belajar dan mencari tahu tips berinvestasi emas melalui internet atau lebih bagus lagi bertanya kepada orang yang sudah lama menjadi pelaku investasi emas ini.

Rekomendasi Untuk Anda × +
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments

Mohon komentar yang relevan dengan tema artikel, komentar SPAM, Live link tidak akan muncul..!!